Kawan ..
Mengapa kau termenung?
Mengapa kau terlihat bingung?
Apa yang sedang kau resahkan?
Tak akankah kau berbagi padaku?
Kawan ..
Kau menyiratkan tanda tanya
Membuatku gundah gulana
Kawan ..
Aku tahu aku bukan teman yang baik
Aku bukanlah teman yang selalu ada untukmu
Bukan teman yang selalu mendengarkan perkataanmu
Kawan ..
Kurasakan hari berbeda tanpa senyumanmu
Tanpa nyanyian yang biasa kau dendangkan
Kawan ..
Aku tahu ini berat
Tapi percayalah, kau akan menjadi lebih baik setelah ini
Dan percayalah, aku menyayangimu
Jumat, 16 Desember 2011
Rabu, 14 Desember 2011
Who and Who
Gue cuma iseng nyari gambar di google. But, I found this picture ..
Sumpah demi apapun!! He is sooooo cute!!! Damn! He melts me..
Senyumnya gak nahan! Imut banget sih lo. Nama lo siapa? Rumahnya mana? Ampuuun, can we be CLOSE friend?? Haha :D
Gue janji kalo ketemu dia secara langsung, bakal guegebukin tanyai macem-macem. Terutama pertanyaan di atas tadi. Muehehehehe..
Dih, unyu bener sih jadi cowok u,u
Sumpah demi apapun!! He is sooooo cute!!! Damn! He melts me..
Senyumnya gak nahan! Imut banget sih lo. Nama lo siapa? Rumahnya mana? Ampuuun, can we be CLOSE friend?? Haha :D
Gue janji kalo ketemu dia secara langsung, bakal gue
Dih, unyu bener sih jadi cowok u,u
Senin, 05 Desember 2011
*Cerpen Gaje* *GakPunyaJudul*
Seorang gadis bernama Alaa berjalan sendirian menyusuri taman yang sepi. Dari rautnya terlihat dia sedang gelisah. Ditatapnya kumpulan bunga-bunga yang bermekaran indah. Kupu-kupu menari di atasnya, berebut mengisap madu.
"Kupu-kupu, apa kalian selalu bersama-sama? Apa kalian selalu berbagi dengan teman kalian?" tanya Alaa.
Kupu-kupu itu tetap menari. Alaa bergeming. Ditatapnya langit biru. Berharap menemukan jawaban yang dia inginkan. Alaa mengeluarkan napasnya perlahan. Pertanda kekecewaannya.
"Apa aku terlalu jahat?" tanya Alaa lagi.
Alaa jadi teringat kejadian beberapa hari yang lalu. Waktu itu...
"Heh, kamu!" kata seseorang.
Alaa tetap berjalan. Dia merasa bukan dia yang dipanggil. Lagipula orang itu tidak menyebut namanya.
"Kamu! Bando merah!"
Alaa berhenti. dipegang bando yang terpasang di rambut panjangnya. Lalu diingat-ingat apa warnanya. Merah! Alaa berbalik arah. Dilihatnya tiga seniornya sedang berkacak pinggang sambil menatapnya geram.
"Sa..saya, kak?" tanya Alaa sambil menunjuk dirinya.
"Ya kamu lah. Sini kamu!"
Alaa menghampiri tiga orang yang sebenarnya tidak lebih tinggi darinya itu. Diberanikan dirinya. Alaa sudah mempunyai firasat buruk. Itu sudah jelas dari nada bicara ketiga seniornya itu.
"Denger-denger kamu suka kecentilan ya? Dan denger-denger kamu naksir sama Greyson?"
Alaa terkejut. Greyson adalah kakak kelasnya. Dia seorang indo.
"Emangnya kakak ini siapanya Kak Greyson ya?" tanya Alaa.
"Aku...pacarnya"
"Pacar? Perasaan aku denger Kak Greyson belum punya pacar"
Senior itu menjambak rambut Alaa
"Heh, berani banget ya kamu! Denger ya! Kalo sampe kamu kecentilan sama Greyson...awas aja!" kata senior berambut pendek itu lalu pergi.
Alaa meringis kesakitan. Jambakan senior itu lumayan juga. Dirapikan rambut panjangnya yang berantakan. Seusai itu, Alaa kembali berjalan menuju kelasnya. Alaa kenal tiga senior itu. Namanya Diva, Sacha, dan Zida. Dan yang menjambaknya itu namanya Diva. Ketiganya adalah anggota paduan suara. Ekskul yang diikutinya. Alaa tidak akrab dengan mereka. Tetapi sahabatnya, Kira, cukup akrab dengan mereka bertiga.
"Kamu kenapa cemberut, Al?" tanya seseorang.
Kira.
"Nggak papa kok" jawab Alaa sinis.
"Kok sinis gitu sih?"
"Udah deh, kamu kan yang bilang ke Kak Diva dan temen-temennya kalo aku naksir Kak Greyson?"
"Nggak tuh. Aku nggak pernah cerita apapun ke Kak Diva"
"Alah, ngaku aja deh! Aku sering liat kamu bareng mereka kok"
"Nggak, Laa. Aku nggak bilang apa-apa. Kita cuma ngobrol tentang paduan suara aja"
"Alesan! Kamu tau, mereka abis ngelabrak aku!! Kalo kamu dekat sama mereka, kenapa kamu nggak pernah ngasih tau aku kalo Kak Greyson itu pacarnya Kak Diva?"
"Pacarnya Kak Diva? Aku bener-bener nggak tau, Al."
"Udah deh, aku nggak butuh sahabat kaya kamu!!"
Alaa meninggalkan Kira yang terpaku.
"Kira, maafin aku. Aku yang bodoh. Aku bawa diary waktu latihan paduan suara. Dan Kak Diva mengambilnya tanpa sepengetahuanku. Kamu nggak salah, Kira. Aku minta maaf..." kata Alaa.
"Aku juga minta maaf ya, Al." jawab seseorang.
Alaa terpaku. Ditolehnya suara itu. "Kira!"
Alaa menghampiri Kira. Lalu mereka berpelukan.
"Maafin aku ya, Ra! Aku yang salah!"
"Iya, aku maafin kok"
"Thanks"
"Oya Al, aku punya sesuatu buat kamu."
Kira memberi sebuah kode. Lalu...
"Kak Greyson?"
Alaa terkejut melihat sosok remaja laki-laki yang tinggi dan tampan (ihirr). Muka Alaa menjadi merah secara otomatis. Alaa menunduk. Sementara Kira hanya senyum-senyum.
"Hey, Alaa" sapa Kak Greyson.
"Hey, Kak" jawab Alaa.
"Kak Greyson ini anak temennya papaku. Aku baru tau kemarin. Makanya bawa dia ke sini" kata Kira.
"Emang nggak dimarahi Kak Diva?"
"Diva?" tanya Greyson.
"Iya. Bukannya Kak Greyson ini pacarnya Kak Diva?"
"Pacar? Ya enggaklah..."
Alaa jadi bingung. "Loh kok?"
"Udah deh Al, ini kita berdua tamu. Kamu bawa kita ke rumah kek. Kasih minum gitu" sergah Kira.
"Ups, maaf. Ayo deh kalo gitu!" kata Alaa sambil tersenyum.
Mereka bertiga pergi dari taman itu dengan hati bahagia.
***
Rabu, 30 November 2011
DEAR MY CLASSMATES
Dear My Classmates ...
This is my little scribbles. I hope you read it and can understand.
Stop acting like CHILDREN!! Stop acting like you are still applied diaper by you mom!! Don't you know? You make me FUCKING' CRAZY!!! You're very difficult to understand! Even when I asked you to calm down you actually turned against me. I'm tired of being chairman of your class! Could I rewind?
Sincerely
Me
***
Teman-teman sekelasku tersayang ...
Ini adalah sedikit coretanku. Aku harap kamu membacanya dan mau mengerti.
Berhentilah bersikap seperti ANAK-ANAK!! Berhentilah bersikap seolah kalian masih dipakaikan popok oleh ibu kalian! Tidakkah kalian tahu? Kalian membuatku SINTING!! Kalian sangat sulit dimengerti. Bahkan setiap aku meminta kalian untuk tenang kalian malah berbalik menyerangku. Aku sangat lelah menjadi ketua kelas kalian!! Bolehkah aku mundur?
Dengan tulus ikhlas
Aku
This is my little scribbles. I hope you read it and can understand.
Stop acting like CHILDREN!! Stop acting like you are still applied diaper by you mom!! Don't you know? You make me FUCKING' CRAZY!!! You're very difficult to understand! Even when I asked you to calm down you actually turned against me. I'm tired of being chairman of your class! Could I rewind?
Sincerely
Me
***
Teman-teman sekelasku tersayang ...
Ini adalah sedikit coretanku. Aku harap kamu membacanya dan mau mengerti.
Berhentilah bersikap seperti ANAK-ANAK!! Berhentilah bersikap seolah kalian masih dipakaikan popok oleh ibu kalian! Tidakkah kalian tahu? Kalian membuatku SINTING!! Kalian sangat sulit dimengerti. Bahkan setiap aku meminta kalian untuk tenang kalian malah berbalik menyerangku. Aku sangat lelah menjadi ketua kelas kalian!! Bolehkah aku mundur?
Dengan tulus ikhlas
Aku
Sabtu, 26 November 2011
Banyaksuatu Dalam 4 Hari
4 hari belakangan ini bawaannya sial mulu. Gimana enggak coba? Rabu gue pulang sekolah keujanan. Walopun udah pake payung tapi tetep aja tuh air ngejar ngejar pengen nyipok gue. Nyampe di rumah gue onlen sampe sore. Nah, sorenya itu yang ngejengkelin. Gue kedinginan coy! Okelah gue masih bisa toleran. Gue pikir biasa kali soalnya itu ujan deres banget. Akhirnya gue pake baju panjang, celana panjang, sama kaos kaki. Tunggu! KAOS KAKI!!!!! Engkong gue aja kagak pake. Sementara gue yang masih belia nan memesona ini nyampe segitunya!! Oke oke, gue belum curiga dan belum berasumsi neko-neko. Tapi tapi tapi, setelah gue pake atribut musim salju itu gue malah kena PILEK!! Gilaaaaaaaaa... Napas aja susah mamen u,u
Esoknya kan pelajaran olahraga. Nah materinya pas bola voli tuh. Kan gue mau ngebales pasingnya temen gue, malah kaki gue mleset ato gimana lah. Yang jelas LECET!! Dan otot dalemnya, beuuuuuhhhh sedepp bener sakitnya. Tapi pas malemnya gue seneng, secara liat Greyson Chance gitu. Tapi ternyata emang dasarnya Dewi Apes lagi demen banget nemplok ke gue. Abis liat Greyson, badan gue bentol-bentol tanpa diketahuin sebabnya. Pas gue cerita ke nyokap, gue malah dibilangin "Kamu males mandi sih". Mom, please! Anakmu yang belia nan memesona ini sedang menderita!! Ya udahlah, gue minyakin tuh bentol. Dan pada saat itu gue baru sadar akan sesuatu. KEMAREN ADALAH PANGKAL KESIALAN GUE!!! Dan seharusnya gue mesti hati-hati sama jebakan Dewi Apes!
Hari Jumat, gue gak bentol-bentol. Alhamdulillah.. TAPI.. siangnya gue bentol-bentol lagi!! Sebel!!!!! Gue gak pernah bentol nyampe kaya gitu selama 14 tahun lebih eksistensi gue. Nyesek!! Sorenya, gak nambah baik malah nambah parah. Minyak yang buat ngolesin nyampe abis. Gue sampe nangis waktu itu. Iyalah, tega-teganya Dewi Apes ngasih motif ke kulit gue dan gue yang gak berdosa ini. Gue kan orangnya polos, baik hati, rajin menabung, dan tidak sombong. Akhirnya engkong gue nawarin salep. Gue coba deh. Eee, mujarab bener. Gue ngebatin sendiri, "Engkong yang baik, kenapa gak dari tadi ngasih salepnya?? Minyaknya kan jadi abis" :O
Esoknya, tepatnya tadi, kejadian bentol-bentol mulai berkurang. Dan hebatnya gue tadi sore bisa mandi tanpa halangan suatu apa. Keramas pula!! Hasekk...
Gue berharap banget banget! Moga hari ini adalah hari terakhir Dewi Apes nemplokin gue. Amin...
Terimakasih Tuhan.
Terimakasih engkong.
Terimakasih salep!!
Sincerely
Pamela Chance
Rabu, 23 November 2011
Greyson oh Greyson
Grr! Nyebeliiiiiiin!!
Pake lope lope segala pula. Tapi seneng juga ding :D
Pulang tadi gue keujanan, ibu pulang tau gue onlen langsung dimarahin guenya, eh sekarang malah kedinginan. Tinggal menghitung detik lalu jadi hipotermia. Ah jangan jangan jangan. Gue ogah kena itu. *merinding*
Liat TL di twitter isinya Greyson semua. Galau mamen.. Secara gue gak bisa liat showcase nya. Boro-boro.. duit buat beli tiket gak ada, tempat jauh, mau cari tiket gratis yang ada di Wonogiri kagak ada. Ish, lengkap sudah penderitaan gue. Kapan ya dia ngadain konser di lapangan deket rumah gue?? *mulai ngayal tingkat monas* u,u
Mungkin yang ternyesek gara-gara Greyson gak ngasih kesempatan gue buat nabung. Yaoloh baru inget, gue nabung buat beli tiket yang mahal itu kan bisa setahunan mungkin *lebay*
Ya nggak juga sih, tapi tetep aja lama. Apalagi gue napsu banget kalo liat jajanan nganggur. Pengennya dibeliii mulu (jangan ditiru yah!). Ntar kalo duitnya abis buat jajan barulah gue ngaplo gak punya duit o.O
Ugh, Vidi Aldiano aja nyampe ngetwit tentang showcase nya Greyson. Beberapa hari yang lalu mas Vidi (duilehh gayanya manggil mas) juga ngetwit potongan lirik lagunya Greyson.
"Cause home is in your eyes ♥"
Pake lope lope segala pula. Tapi seneng juga ding :D
Betewe, Home Is In Yous Eyes itu salah satu lagu favorit gue. Asik banget, bikin nangis. Hiks.. Gue pernah ngepos liriknya di blog gue sebelumnya. Emang bagus banget. Kata-nya indah. Bikin aku terpesona. Tuhan, aku mau dinyanyiin itu sama Greyson!! Mau mau mau bangetttt!
Hiks, twit nya makin rame tentang Greyson nih!!
Huh, andai gue punya sapu terbang ato tongkat sihir nya harry potter. Pasti gue seneng banget. Tapi takut juga kalau korslet. Soalnya ini kan musin ujan u,u
GUE PENGEN KETEMU GREYSON!!!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)
