Pagiku basah. Aku terbangun dengan tanah yang sembab dan langit yang masih menangis. Yang kulewatkan adalah satu, aku tidak mengharapkan apapun pada hari. Dan hal itu telah aku lakukan semenjak awal Desember. Mengapa? Karena mengharap itu menyakitkan.
Hariku mendung. Tidak aku jumpai kamu bersamaku seperti biasanya. Atau mungkin dirimu sedang menginginkan sesuatu yang luar biasa? Entahlah. Tapi yang menyakitkan adalah kamu tidak menanyakan dan tidak menengok ke belakang. Apa memang sejatinya aku tidak kamu sayang? Entahlah.
Yang membuatku tertampar hari ini, hatiku selalu lemah di hadapan orang lain. Yang membuatku belajar dan bertanya hari ini, apa gunanya mengasihani hati orang lain kalau tidak pernah mengasihani hati sendiri? Yang membuatku tersadar hari ini, kamu berbeda.
15/01/13 2:22 pm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar